Seni

500 Motor Adu Gaya di Gianyar, Kreativitas Anak Muda Semarakkan HUT ke-255 Kota Gianyar

Menampilkan sentuhan kreativitas para modifikator

ortibali.id
ortibali.id
Minggu, 12 April 2026 • 06:12 WITA 3 mnt baca 378
Bagikan:

GIANYAR – Deru mesin dan kilau modifikasi memadati kawasan depan Pasar Rakyat Gianyar, Sabtu (11/4), saat ratusan pecinta otomotif berkumpul dalam kontes modifikasi motor yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-255 Kota Gianyar. Sebanyak 500 unit motor dari berbagai komunitas ambil bagian, menampilkan karya terbaik mereka dalam ajang penuh kreativitas dan kebersamaan tersebut.

Kegiatan ini tak hanya menjadi tontonan menarik bagi masyarakat, tetapi juga membuktikan bahwa dunia otomotif mampu menjadi ruang ekspresi positif bagi generasi muda. Berbagai jenis motor dengan konsep modifikasi unik berjajar rapi, mulai dari gaya klasik, racing, street style, hingga konsep futuristik yang memikat perhatian pengunjung.

Ketua Panitia, Putu Dharma Sukantara, mengatakan antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Menurutnya, kontes modifikasi bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana untuk menyalurkan bakat, memperluas jejaring, dan mempererat solidaritas antarpecinta otomotif.

“Sebanyak 500 peserta mengikuti kegiatan ini yang terbagi dalam dua kategori, yakni kategori meet up dan kategori open,” ujarnya di sela kegiatan.

Pada kategori open, panitia membuka sejumlah kelas bergengsi, di antaranya 2 Tak Modif, Mio Series, Rookies Vietnam, Proper Pro, Rookies Proper, Rally Open, hingga Vespa Klasik. Setiap kelas menghadirkan karakter berbeda, menampilkan sentuhan kreativitas para modifikator yang terus berkembang mengikuti tren otomotif nasional.

Menurut Dharma, penilaian dalam kontes ini tidak semata-mata melihat tampilan luar. Aspek fungsi dan keamanan kendaraan tetap menjadi prioritas utama.

“Kriteria penilaian meliputi penampilan, keserasian warna, serta ide kreatif. Namun yang paling penting, seluruh komponen harus tetap berfungsi dengan baik. Misalnya speedometer digital boleh dimodifikasi, tetapi fungsi utamanya harus tetap aktif,” jelasnya.

Hal itu menunjukkan bahwa modifikasi bukan hanya soal gaya, tetapi juga kemampuan teknis dan tanggung jawab terhadap keselamatan berkendara.

Selain menjadi ajang kompetisi, kontes ini juga menjadi tempat bertemunya para modifikator dari berbagai daerah untuk saling berbagi pengalaman, bertukar ide, dan memperluas wawasan di bidang otomotif. Suasana kekeluargaan tampak terasa di antara para peserta yang saling mengapresiasi karya satu sama lain.

Dharma juga mengingatkan bahwa kecintaan terhadap motor harus dibarengi dengan kesadaran berlalu lintas. Ia mengajak seluruh komunitas otomotif untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

“Kami berharap seluruh pecinta motor tidak ugal-ugalan di jalan, tetap menghormati pengguna jalan lain, serta mematuhi tata tertib lalu lintas,” tegasnya.

Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, panitia menghadirkan juri profesional dari komunitas otomotif ternama tingkat Bali dan nasional, yakni SOB dan OTO Trend. Penjurian dilakukan oleh dua juri utama yang didampingi enam juri pendamping.

Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan agenda loading kendaraan peserta, dilanjutkan proses penilaian dan pameran motor yang terbuka bagi masyarakat umum. Sementara itu, pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada Senin (13/4).

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama Gianyar Motor Community (GmC) menunjukkan komitmen dalam mendukung kreativitas generasi muda sekaligus membangun citra komunitas otomotif yang positif, inovatif, dan berprestasi.

Kontes modifikasi motor ini menjadi bukti bahwa perayaan HUT Kota Gianyar bukan hanya mengenang perjalanan sejarah, tetapi juga memberi ruang bagi lahirnya energi baru, ide segar, dan semangat berkarya dari anak-anak muda Gianyar.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan