NUSA PENIDA — ortibali.id — Kisah sederhana tentang kejujuran kembali terjadi di tengah masyarakat Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Seorang pelajar memilih menyerahkan telepon genggam (HP) yang ditemukannya di jalan kepada pihak kepolisian, hingga akhirnya barang tersebut berhasil kembali kepada pemiliknya.
HP merek Oppo tersebut ditemukan oleh I Kadek Wahyu Aditya, pelajar asal Sebunibus, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida. Saat itu, Wahyu menemukan HP dalam kondisi tergeletak di Jalan Raya Sebunibus, Desa Sakti.
Alih-alih membawa pulang atau memanfaatkan barang yang bukan miliknya, Wahyu memilih mengambil langkah yang patut diapresiasi. Ia menyerahkan HP tersebut kepada Polsek Nusa Penida agar kepolisian dapat membantu mencari pemiliknya.
Sikap tersebut menjadi bentuk kejujuran yang sederhana, namun memiliki makna penting. Terlebih, barang temuan tersebut merupakan benda pribadi yang kemungkinan sangat dibutuhkan oleh pemiliknya untuk berkomunikasi maupun menjalankan aktivitas sehari-hari.
Setelah menerima HP tersebut, personel Polsek Nusa Penida kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui identitas pemiliknya.
Dari hasil penelusuran, HP Oppo tersebut diketahui milik I Kadek Sugiarta, warga Banjar Sebuluh, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida. Sugiarta diketahui sehari-hari bekerja sebagai petani.
Setelah identitas pemilik berhasil diketahui, pihak kepolisian kemudian menghubungi dan menyampaikan informasi mengenai HP yang ditemukan tersebut.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. HP yang sebelumnya tergeletak di pinggir jalan dapat kembali ke tangan pemiliknya.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus dilakukan melalui tindakan besar. Keputusan seorang pelajar untuk menyerahkan barang temuan kepada polisi telah membantu seseorang mendapatkan kembali barang miliknya.
Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H. memberikan apresiasi kepada I Kadek Wahyu Aditya atas sikap jujur yang ditunjukkannya.
“Kejujuran tidak mengenal usia. Apa yang dilakukan oleh adik Wahyu merupakan contoh sederhana, tetapi memiliki nilai yang sangat besar. Kami mengapresiasi sikapnya karena telah memilih untuk membantu orang lain dan menyerahkan barang yang bukan miliknya,” ujar Kompol I Ketut Kesuma Jaya.
Menurutnya, tindakan tersebut patut menjadi contoh bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar senantiasa menjunjung tinggi kejujuran dan kepedulian terhadap sesama.
Kepolisian berharap sikap seperti yang ditunjukkan Wahyu dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, kejujuran bukan hanya soal mengembalikan barang yang ditemukan, tetapi juga tentang membangun rasa saling percaya dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.
Kisah HP yang ditemukan di Jalan Raya Sebunibus ini pun berakhir sederhana. Barang yang sempat terpisah dari pemiliknya akhirnya kembali, berkat pilihan seorang pelajar untuk melakukan hal yang benar.sr


