Pariwisata

Bupati Klungkung dan DJP Bali Sidak Objek Pajak di Nusa Penida, Fokus Optimalkan Pendapatan Daerah

Menyasar sejumlah usaha pariwisata yang berkembang pesat di kawasan pesisir Nusa Penida

ortibali.id
ortibali.id
Selasa, 12 Mei 2026 • 12:17 WITA 3 mnt baca 298
Bagikan:

Klungkung – ortibali.id, Pemerintah Kabupaten Klungkung terus mengintensifkan upaya penguatan pendapatan asli daerah (PAD) melalui pengawasan dan optimalisasi objek pajak potensial di wilayah Kecamatan Nusa Penida. Langkah tersebut diwujudkan melalui kunjungan lapangan yang dipimpin langsung Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bali, Darmawan, Senin (11/5) sore.

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah usaha pariwisata yang berkembang pesat di kawasan pesisir Nusa Penida. Tiga objek pajak utama yang menjadi lokasi peninjauan yakni Orca Beach Club, The MG Villa and Spa, serta Maruti Beach Club.

Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten Klungkung dan otoritas perpajakan untuk memastikan kepatuhan wajib pajak sekaligus menggali potensi penerimaan daerah yang dinilai masih dapat dioptimalkan, seiring pertumbuhan sektor pariwisata di Nusa Penida.

Dalam keterangannya di sela-sela kegiatan, Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan bahwa langkah tersebut bukan semata-mata bentuk pengawasan, namun juga pendekatan edukatif kepada para pelaku usaha agar semakin sadar terhadap kewajiban perpajakan.

Menurutnya, perkembangan investasi dan usaha pariwisata di Nusa Penida harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah yang nantinya dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan.

“Nusa Penida adalah magnet pariwisata Klungkung. Kita ingin memastikan pertumbuhan usaha yang sangat pesat di wilayah ini berbanding lurus dengan kontribusi terhadap daerah melalui pembayaran pajak. Hasilnya tentu akan kembali lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan fasilitas pendukung lainnya,” ujar Bupati Satria.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan tata kelola perpajakan yang sehat dan transparan, terutama di kawasan strategis pariwisata seperti Nusa Penida yang saat ini terus berkembang menjadi destinasi unggulan Bali.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan, mengapresiasi langkah aktif yang dilakukan Pemkab Klungkung dalam memperkuat pengawasan terhadap objek pajak daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DJP sangat penting untuk menciptakan sistem perpajakan yang akuntabel dan berkeadilan.

Pihaknya juga menyatakan kesiapan mendukung Pemkab Klungkung melalui penguatan data, pendampingan teknis, hingga edukasi perpajakan bagi para pelaku usaha.

“Kami mendukung penuh langkah Pemkab Klungkung dalam mengoptimalkan potensi pajak daerah. Kolaborasi ini penting agar sistem perpajakan semakin transparan dan penerimaan negara maupun daerah dapat meningkat secara maksimal,” kata Darmawan.

Pesatnya perkembangan sektor pariwisata di Nusa Penida dalam beberapa tahun terakhir dinilai membuka peluang besar terhadap peningkatan pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak hotel, restoran, hiburan, dan usaha pariwisata lainnya.

Melalui kegiatan monitoring langsung ke lapangan, pemerintah berharap para pelaku usaha semakin memahami pentingnya pelaporan dan pembayaran pajak secara akurat serta tepat waktu sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Optimalisasi pendapatan daerah melalui sektor pajak juga menjadi salah satu strategi Pemkab Klungkung dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan Nusa Penida.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan