Budaya

Festival Semarapura ke-8 Resmi Dibuka, Dorong Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Klungkung

Festival Semarapura tahun ini mengusung tema “Smarana Atita Prabha”,

ortibali.id
ortibali.id
Rabu, 29 April 2026 • 08:53 WITA 2 mnt baca 355
Bagikan:

Klungkung – ortibali.id, Festival Semarapura ke-8 resmi dibuka di depan Monumen Ida Dewa Agung Jambe, Selasa (28/4/2026). Pembukaan ditandai dengan kehadiran Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata RI Fransiskus Handoko bersama Bupati Klungkung I Made Satria dan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra.

Festival tahunan kebanggaan masyarakat Klungkung ini berlangsung selama empat hari, mulai 28 April hingga 1 Mei 2026. Sejumlah pertunjukan seni budaya turut memeriahkan pembukaan, di antaranya pementasan Adi Mardangga, fragmentari “Puputan Klungkung”, Drama Gong “Sari Budaya Nusa Penida”, serta penampilan artis pop Bali seperti Bayu KW, Margi Margiana, dan Bagus Wirata.

Dalam sambutannya, Fransiskus Handoko mengapresiasi penyelenggaraan Festival Semarapura yang dinilai mampu mengangkat potensi seni, adat, dan budaya lokal. Ia juga menyoroti masuknya festival ini dalam program Karisma Event Nusantara sebagai salah satu dari 125 event unggulan nasional.

“Festival ini diharapkan menjadi daya tarik wisatawan serta mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Klungkung,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati I Made Satria menyampaikan bahwa Festival Semarapura tahun ini mengusung tema “Smarana Atita Prabha”, yang bermakna cahaya dari kenangan masa lalu. Tema ini menjadi ajakan untuk merefleksikan sejarah dan nilai luhur sebagai fondasi pembangunan daerah.

Menurutnya, festival ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga berperan sebagai instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Pemerintah daerah memberikan ruang bagi seniman, musisi, perajin, dan pelaku UMKM untuk menampilkan karya terbaiknya.

“Pengakuan sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas festival agar mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Satria.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan selama festival berlangsung, sekaligus memperkuat citra Klungkung sebagai destinasi budaya unggulan.

Festival Semarapura ke-8 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seni dan budaya, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan serta menggerakkan roda perekonomian lokal berbasis kearifan budaya.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan