DENPASAR – oetibali.id, Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Alokasi Februari–Maret 2026 di Provinsi Bali terus menunjukkan progres positif. Hingga awal Juni 2026, Perum BULOG Kantor Wilayah Bali mencatat realisasi penyaluran telah mencapai 90,9 persen atau sebanyak 270.754 Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari total 297.829 penerima yang telah ditetapkan pemerintah.
Program bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi keluarga penerima manfaat yang masuk dalam data resmi pemerintah pusat.
Dalam program ini, setiap penerima memperoleh bantuan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Bantuan disalurkan secara bertahap melalui pemerintah desa dan kelurahan dengan melibatkan berbagai unsur terkait agar distribusi berjalan tepat sasaran.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Bali, Simon Melkisedek Lakapu, mengatakan pihaknya terus menggenjot proses distribusi agar seluruh bantuan dapat diterima masyarakat sebelum perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat desa, serta berbagai pihak terkait terus dilakukan guna memastikan tidak ada hambatan dalam proses penyaluran hingga ke tingkat desa dan lingkungan.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh penyaluran Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026 kepada masyarakat Bali. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap sebelum Hari Raya Galungan dan Kuningan seluruh bantuan telah tersalurkan 100 persen kepada para penerima yang berhak,” ujarnya.
BULOG mencatat dua kabupaten dengan jumlah penerima bantuan terbesar berada di Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Buleleng. Kondisi tersebut menjadikan kedua wilayah tersebut sebagai fokus utama percepatan distribusi agar target penyaluran dapat segera tercapai.
Besarnya jumlah penerima di dua daerah tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi. Namun demikian, BULOG memastikan seluruh rantai pasok dan stok bantuan dalam kondisi aman sehingga proses penyaluran tetap berjalan sesuai rencana.
Data penerima bantuan yang digunakan dalam program ini berasal dari basis data yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. Oleh karena itu, seluruh mekanisme distribusi mengacu pada daftar penerima resmi yang telah diverifikasi oleh pemerintah pusat.
BULOG juga mengimbau masyarakat yang terdaftar sebagai Penerima Bantuan Pangan namun belum mengambil haknya agar segera mendatangi lokasi penyaluran yang telah ditentukan oleh pemerintah desa atau kelurahan setempat.
Masyarakat dapat memperoleh informasi terkait jadwal distribusi, lokasi pengambilan, maupun persyaratan administrasi melalui Perbekel, Lurah, Kepala Lingkungan (Kaling), atau perangkat desa dan kelurahan di wilayah masing-masing.
Program Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng merupakan salah satu instrumen perlindungan sosial pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang masih berlangsung. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan pokok, program ini juga diharapkan mampu memperkuat stabilitas sosial dan ekonomi keluarga penerima manfaat.
Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan yang menjadi momentum penting bagi masyarakat Hindu di Bali, percepatan penyaluran bantuan diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat penerima sehingga kebutuhan pokok keluarga dapat terpenuhi dengan lebih baik.
Dengan capaian penyaluran yang telah menembus 90 persen, BULOG optimistis target distribusi 100 persen dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat, sehingga seluruh bantuan yang telah dialokasikan pemerintah dapat diterima masyarakat secara tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.sr


