KLUNGKUNG, ortibali.id – Warga Dusun Ceningan Kawan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat manusia yang terdampar di pesisir pantai depan rumah warga setempat, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.
Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga, I Putu Agus Oka Leo Pratama (25), yang saat itu berada di lokasi bersama rekannya, I Putu Ngurah Andika Andimada (30). Keduanya awalnya mencium bau menyengat dari arah pesisir pantai.
Karena mengira bau tersebut berasal dari bangkai hewan, keduanya sempat tidak menghiraukannya. Namun, rasa penasaran mendorong mereka untuk kembali mendekati sumber bau tersebut dan memeriksa lebih dekat menggunakan sebatang kayu.
“Saat dibalik, saksi terkejut karena bangkai tersebut menyerupai mayat manusia,” ungkap sumber kepolisian.
Menyadari hal tersebut, saksi segera melaporkan kejadian itu ke Polsubsektor Lembongan. Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi, memasang garis polisi, mencatat keterangan saksi, serta melakukan evakuasi terhadap jasad tersebut.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan warga sekitar, tidak ada laporan kehilangan anggota keluarga di wilayah tersebut. Polisi menduga mayat tersebut terbawa arus laut hingga akhirnya terdampar di pesisir Ceningan.
Saat ditemukan, kondisi jasad dilaporkan tidak utuh sehingga menyulitkan proses identifikasi awal.
Sekitar pukul 19.40 WITA, jasad tersebut diseberangkan dari Pelabuhan Ceningan menuju Pelabuhan Toyapakeh. Lima belas menit kemudian, jasad tiba di Pelabuhan Toyapakeh dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Gema Santi, Banjar Nyuh, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, untuk dititipkan sambil menunggu proses identifikasi lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.sr


