Peristiwa

Olahraga Berujung Duka, Pria 43 Tahun Meninggal Saat Jogging di Pantai Pering

Sebelumnya korban terlihat sedang berlari seperti biasa sebelum akhirnya mendadak terjatuh di area pasir pantai.

ortibali.id
ortibali.id
Minggu, 21 Juni 2026 • 20:44 WITA 3 mnt baca 263
Bagikan:

GIANYAR – ortibali id, Suasana sore yang biasanya ramai dengan aktivitas olahraga dan rekreasi di kawasan Pantai Pering, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, mendadak berubah menjadi duka. Seorang pria asal Desa Keramas dilaporkan meninggal dunia setelah tiba-tiba terjatuh saat sedang melakukan jogging di kawasan pantai tersebut, Minggu (21/6/2026).

Korban diketahui bernama I Putu Fran Gunarta (43), warga Banjar Palak, Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Peristiwa tersebut terjadi saat korban tengah berolahraga lari santai di sepanjang pesisir Pantai Pering pada sore hari.

Menurut keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban terlihat sedang berlari seperti biasa sebelum akhirnya mendadak terjatuh di area pasir pantai. Warga dan pengunjung yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian segera menghampiri untuk memberikan pertolongan.

Namun, saat diperiksa, korban diketahui sudah tidak menunjukkan respons. Upaya pertolongan awal pun dilakukan sembari menunggu kedatangan petugas.

Kejadian tersebut sontak menarik perhatian masyarakat dan pengunjung pantai yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Beberapa warga kemudian melaporkan peristiwa itu kepada aparat desa, petugas BPBD, serta pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepala Desa Pering, Taufan Meyanto, membenarkan adanya peristiwa meninggalnya seorang pria saat berolahraga di wilayah Pantai Pering.

“Benar, kejadian itu terjadi di kawasan Pantai Pering. Berdasarkan informasi yang kami terima, korban sedang berolahraga kemudian terjatuh dan tidak sadarkan diri. Korban merupakan warga Banjar Palak, Desa Keramas,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, petugas gabungan dari BPBD Kabupaten Gianyar, aparat kepolisian, TNI, serta perangkat desa langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan kronologi peristiwa.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Sanjiwani Gianyar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses evakuasi berlangsung lancar dengan bantuan masyarakat setempat yang turut membantu mengamankan area sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lapangan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban mengalami gangguan kesehatan secara mendadak saat melakukan aktivitas fisik berupa jogging. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari pihak rumah sakit.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan sebelum melakukan aktivitas olahraga, terutama dengan intensitas yang cukup tinggi. Pemeriksaan kesehatan secara berkala serta mengenali riwayat penyakit yang dimiliki menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kondisi darurat saat berolahraga.

Sementara itu, pihak keluarga korban telah menerima informasi terkait kejadian tersebut dan menunggu proses penanganan lebih lanjut di rumah sakit.

Hingga Minggu malam, aparat masih melakukan pendataan dan koordinasi dengan keluarga korban terkait proses selanjutnya. Dugaan sementara mengarah pada faktor kesehatan, namun kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari tim medis.

Editor: Redaksi

Reporter: Tim Liputan Gianya

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan