GIANYAR – ortibali.id, Seorang pekerja, I Made Tunas, 62, ditemukan meninggal dunia saat melaksanakan pekerjaan perbaikan atau servis bangunan Piasan di areal Merajan, Banjar Pejengaji, Desa Tegallalang, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (9/9/2026).
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.15 WITA. Saat itu, pemilik Merajan, Dewa Putu Ngurah Sastrawan, hendak menghampiri korban untuk mengajaknya beristirahat setelah bekerja sejak pagi.
Namun, saksi justru mendapati korban dalam posisi tersungkur di pojok bangunan Piasan. Korban kemudian dipanggil beberapa kali, tetapi tidak memberikan respons.
Saksi selanjutnya membuka masker yang dikenakan korban dan memeriksa pernapasannya. Saat dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah tidak bernapas.
Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Tegallalang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Kegiatan dipimpin Kapolsek Tegallalang AKP I Ketut Wiwin Wirahadi, S.H., M.H., bersama Waka Polsek, Kanit Binmas selaku Pawas, Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, piket fungsi serta anggota Opsnal Polsek Tegallalang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi, korban sebelumnya mulai bekerja sekitar pukul 09.00 WITA. Sebelum bekerja, korban sempat minum kopi bersama saksi. Setelah itu, korban melakukan aktivitas perbaikan bangunan Piasan di areal Merajan.
Dalam aktivitasnya, korban beberapa kali terlihat keluar masuk area Merajan untuk memindahkan bahan bangunan berupa batu paras dari halaman rumah menuju bagian tengah Merajan.
Sekitar tiga jam kemudian, korban ditemukan sudah dalam kondisi tersungkur dan tidak memberikan respons.
Petugas kemudian melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, melakukan dokumentasi, dan berkoordinasi dengan pihak medis.
Dari hasil pemeriksaan Dokter UPT Puskesmas Tegallalang 1, dr. Purnianti, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Denyut nadi karotis sudah tidak teraba, bagian ujung jari-jari korban sudah dingin, serta pupil mata telah melebar.
Petugas medis juga menemukan luka kecil di bawah mata sebelah kanan yang diduga akibat benturan ketika korban terjatuh.
Saat olah TKP, korban ditemukan dalam posisi tersungkur di lantai pojok bangunan Piasan. Polisi juga tidak menemukan luka terbuka lainnya pada tubuh korban. Di dalam tas pinggang korban ditemukan obat Diapet.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung dan asma. Keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan terkait kejadian tersebut.
Selanjutnya, atas keputusan keluarga, jenazah korban dititipkan di RS Ari Canti, Mas, Ubud, sambil menunggu waktu pelaksanaan pemakaman sesuai keputusan keluarga.
Polsek Tegallalang memastikan seluruh proses penanganan di lokasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Polisi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan ketika melakukan aktivitas pekerjaan.


