Peristiwa

Penemuan Bayi di Tengah Sawah Ungkap Fakta Mengejutkan, Polisi Temukan Ibu Bayi yang Ditinggalkan di Blahbatuh

Ibu bayi mengaku mengalami proses persalinan secara tiba-tiba di sekitar areal persawahan

ortibali.id
ortibali.id
Selasa, 12 Mei 2026 • 12:37 WITA 3 mnt baca 188
Bagikan:

GIANYAR – ortibali.id, Penyelidikan cepat yang dilakukan jajaran Unit Reskrim Polsek Blahbatuh akhirnya berhasil mengungkap identitas ibu dari bayi laki-laki yang ditemukan di areal persawahan Subak Pejeng, Banjar Kutri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Senin (11/5/2026) pagi.

Ibu bayi tersebut diketahui berinisial D.A.P.P. dan saat ini masih menjalani perawatan medis di sebuah yayasan di kawasan Ubud. Polisi memastikan penanganan kasus dilakukan secara humanis dengan mengutamakan keselamatan ibu dan bayi.

Kasus ini sebelumnya menggegerkan warga setempat setelah terdengar suara tangisan bayi dari areal persawahan. Warga yang mencari sumber suara kemudian mendapati seorang perempuan membawa bayi yang diduga baru saja dilahirkan.

Namun beberapa saat kemudian, perempuan tersebut meninggalkan bayi itu dan pergi dari lokasi. Warga yang panik sekaligus prihatin segera mengevakuasi bayi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Blahbatuh.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Blahbatuh bersama Bhabinkamtibmas Desa Buruan langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

Bayi laki-laki tersebut selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis darurat sebelum akhirnya dirujuk ke RS Sanjiwani Gianyar.

Seizin Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini, S.H., M.H. menjelaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara intensif hingga akhirnya identitas ibu bayi berhasil diketahui.

“Saat ini bayi masih menjalani perawatan di ruang NICU RS Sanjiwani Gianyar dalam kondisi sehat, sedangkan ibu bayi masih menjalani perawatan medis dan dalam pendampingan keluarga serta pengawasan Unit Reskrim Polsek Blahbatuh,” ujar Kapolsek Blahbatuh.

Dari hasil pemeriksaan awal, ibu bayi mengaku mengalami proses persalinan secara tiba-tiba di sekitar areal persawahan. Dalam kondisi panik dan lemah usai melahirkan, ia kemudian menyerahkan bayi tersebut kepada warga yang berada di lokasi sebelum meninggalkan tempat kejadian.

Meski demikian, polisi masih terus mendalami motif dan latar belakang peristiwa tersebut guna memastikan kondisi psikologis maupun sosial ibu bayi.

Kapolsek menegaskan, penanganan kasus tidak semata-mata berfokus pada aspek hukum, tetapi juga perlindungan terhadap perempuan dan anak. Karena itu, Polsek Blahbatuh berkoordinasi dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Gianyar serta Unit PPA Sat Reskrim Polres Gianyar.

Koordinasi lintas instansi dilakukan untuk memastikan ibu dan bayi mendapatkan perlindungan, pendampingan psikologis, serta penanganan sosial secara menyeluruh.

“Kami mengedepankan langkah humanis dalam penanganan kasus ini dengan memastikan keselamatan ibu dan bayi tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi kepedulian masyarakat yang cepat memberikan pertolongan dan segera melaporkan kejadian tersebut sehingga bayi dapat tertangani dengan baik dan selamat.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di area persawahan yang relatif sepi pada pagi hari. Beruntung, tangisan bayi cepat terdengar warga sehingga nyawa bayi berhasil diselamatkan.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan