Peristiwa

Rumah Warga di Sebatu Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta, Warga Padamkan Dengan Alat Seadanya

Saat itu melintas di sekitar rumah korban. Ia melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang sudah membesar dari bangunan rumah

ortibali.id
ortibali.id
Senin, 06 Juli 2026 • 13:47 WITA 3 mnt baca 98
Bagikan:

GIANYAR, ortibali.id – Sebuah rumah permanen milik Ni Made Muklung (62), warga Banjar Jasan, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, ludes dilalap si jago merah pada Minggu (5/7/2026) sore. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.30 Wita. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga, I Made Gde Sunanthara Muliawan, yang saat itu melintas di sekitar rumah korban. Ia melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang sudah membesar dari bangunan rumah.

Menyadari adanya kebakaran, saksi kemudian segera menghubungi warga lainnya, I Made Cetig Muliawan, untuk meminta bantuan. Dalam waktu singkat, warga berdatangan ke lokasi dan bergotong royong berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.

Namun, karena material bangunan mudah terbakar dan api cepat membesar, kobaran api dengan cepat menghanguskan hampir seluruh bangunan rumah yang berukuran sekitar 7 x 7 meter tersebut. Warga hanya mampu berupaya mencegah api merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Gianyar tiba di lokasi sekitar pukul 17.20 Wita. Petugas kemudian langsung melakukan proses pemadaman dan pendinginan. Setelah sekitar 20 menit berjibaku dengan kobaran api, petugas berhasil mengendalikan kebakaran pada pukul 17.40 Wita sehingga api tidak meluas ke rumah warga lainnya.

Berdasarkan hasil pendataan awal, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian dalam penggunaan api di dalam rumah yang kemudian merambat ke bagian bangunan hingga menyebabkan kebakaran besar. Meski rumah hangus terbakar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Pihak keluarga korban menerima musibah tersebut dengan ikhlas dan tidak mengajukan tuntutan kepada pihak mana pun. Saat kejadian, fokus utama warga bersama aparat adalah menyelamatkan area sekitar agar kobaran api tidak meluas.

Babinsa Desa Sebatu, Serma I Made Suparta, mengatakan dirinya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Ia bersama aparat terkait melakukan pengamanan lokasi, membantu proses pendataan serta berkoordinasi selama penanganan kebakaran berlangsung.

"Kami bersama aparat dan masyarakat melakukan pengamanan lokasi serta membantu pendataan agar proses penanganan berjalan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan api di rumah untuk mencegah kejadian serupa," ujarnya.

Selain melakukan pengamanan, Babinsa juga memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif hingga proses pemadaman, pendinginan, serta pendataan selesai dilaksanakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan api maupun peralatan yang berpotensi memicu kebakaran di lingkungan rumah. Tindakan pencegahan dan kesiapsiagaan dinilai menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko terjadinya musibah serupa di kemudian hari.

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan