Opini

Warga Temesi Tunggu Pernyataan Resmi Gubernur Terkait Rencana Pemindahan TPA Suwung

Kunjungan Gubernur ke TPA Temesi sempat memicu spekulasi

Satya Raditya
Satya Raditya
Jumat, 06 Juni 2025 • 14:04 WITA 2 mnt baca 253
Bagikan:

Gianyar, Gubernur Bali, I Wayan Koster, telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi, Gianyar, terkait wacana pemindahan TPA Suwung. Namun hingga kini, masyarakat Temesi masih menunggu pernyataan resmi dari Gubernur mengenai pembatalan rencana tersebut.


Kepala Desa Temesi, I Ketut Branayoga, Jumat ( 06/06 ), menyampaikan bahwa kunjungan Gubernur ke TPA Temesi sempat memicu spekulasi, menyusul pemberitaan di salah satu media yang menyebutkan adanya program pusat terkait pengelolaan sampah. Masyarakat pun berharap klarifikasi disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan kegaduhan.


“Saat kunjungan itu, Bapak Gubernur memantau langsung kondisi lahan dan ternyata tidak ada lahan kosong yang tersedia untuk penambahan atau pengembangan TPA,” ujar Branayoga, Kamis (6/6).


Hal senada disampaikan oleh Bendesa Adat Temesi, I Gusti Made Mangku Mastra, yang berharap pemerintah hadir untuk menjembatani penyelesaian permasalahan penanganan sampah di wilayahnya. Ia juga menekankan bahwa jalur menuju Temesi merupakan kawasan pariwisata, sehingga potensi dampak seperti kemacetan, risiko lingkungan, dan beban operasional harus jadi perhatian.


Dalam pertemuan yang melibatkan Gubernur Bali, Bupati Gianyar, dan Ketua DPRD Gianyar, disebutkan bahwa Pemerintah Kota Denpasar telah menyiapkan lahan khusus untuk pengelolaan sampah. Langkah ini dinilai sebagai solusi terbaik yang bisa mengurangi beban wilayah lain, termasuk Desa Temesi.


Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus Ketua Forum Komunikasi Perbekel dan Lurah (Forkomdes) Temesi, I Ketut Trikaya Wijaya Manik, menegaskan perlunya pernyataan resmi dari pemerintah. Ia berharap wacana pemindahan TPA Suwung ke Temesi tidak menjadi bola liar yang menimbulkan keresahan di masyarakat.


“Desa Temesi tetap menunggu keputusan resmi dari Gubernur, dan masyarakat menegaskan tidak ingin ada sampah dari luar Gianyar masuk ke wilayah ini,” katanya.


Trikaya juga menyinggung kondisi terkini TPA Temesi yang sejak 2023 telah mengalami beberapa pembangunan, seperti pelebaran jalan, perataan bangunan, hingga pendataran tanah. Namun ia mengungkapkan bahwa laporan terkait luasan lahan belum sepenuhnya diketahui masyarakat.


Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Gianyar, I Made Suteja, menyebutkan bahwa pertemuan lintas pihak telah berjalan dengan baik. Ia mengingatkan pentingnya koordinasi antara pemangku kepentingan, khususnya antara Gubernur dan bawahannya, untuk menghindari kesalahpahaman.


“Harus ada keselarasan komunikasi agar masyarakat mendapat informasi yang akurat dan tidak resah,” tegasnya.


Warga Temesi kini menanti kejelasan dan komitmen dari pemerintah agar persoalan pengelolaan sampah dapat ditangani tanpa mengorbankan kenyamanan dan kepentingan masyarakat lokal.


Editor: Redaksi Ortibali.id




Satya Raditya
Jurnalis Orti Bali

Satya Raditya

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan