Pendidikan

Gelari Gianyar Wajar Resmi Dideklarasikan, Pastikan Anak Usia 5–6 Tahun Ikuti PAUD Sebelum Masuk SD

Usia dini merupakan masa emas atau golden age dalam perkembangan anak

ortibali.id
ortibali.id
Sabtu, 08 Agustus 2026 • 19:22 WITA 4 mnt baca 177
Bagikan:

GIANYAR – ortibali.id, Pemerintah Kabupaten Gianyar resmi mendeklarasikan Gerakan Gianyar Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah (Gelari Gianyar Wajar) sebagai langkah bersama memastikan seluruh anak usia 5–6 tahun mendapatkan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebelum memasuki jenjang sekolah dasar (SD).

Deklarasi tersebut berlangsung di Open Stage Balai Budaya Gianyar, Sabtu (8/8/2026), dan dirangkaikan dengan Pawai Kebangsaan PAUD serta Festival PAUD Inklusif dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Gianyar I Made Mahayastra, Bunda PAUD Gianyar Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra, jajaran pimpinan perangkat daerah, pimpinan dan anggota DPRD Gianyar, Kepala BPMP Provinsi Bali I Made Alit Dwitama, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Gianyar.

Para pemangku kepentingan tersebut sekaligus menandatangani komitmen bersama Gelari Gianyar Wajar sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan wajib belajar satu tahun prasekolah di Kabupaten Gianyar.

Bunda PAUD Gianyar Ny. Dr. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, momentum peringatan kemerdekaan harus dimaknai dengan menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki karakter kuat, cerdas, sehat, dan tangguh sejak usia dini.

Menurutnya, usia dini merupakan masa emas atau golden age dalam perkembangan anak. Pada fase tersebut, berbagai aspek penting, mulai dari moral, sosial, emosional hingga kemampuan kognitif, berkembang secara pesat dan menjadi fondasi bagi tahapan pendidikan berikutnya.

“Deklarasi Gelari Gianyar Wajar ini menegaskan komitmen kita agar seluruh anak usia 5–6 tahun di Kabupaten Gianyar mengikuti layanan PAUD sekurang-kurangnya satu tahun sebelum masuk SD, demi mewujudkan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan dan tanpa tekanan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelaksanaan Gelari Gianyar Wajar tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maupun satuan pendidikan. Gerakan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga, pemerintah desa dan kelurahan, serta para pengelola dan pendidik PAUD.

Kolaborasi tersebut diperkuat melalui peran Bunda PAUD, Pokja Bunda PAUD, organisasi perangkat daerah terkait, pemerintah desa/kelurahan, satuan pendidikan, keluarga, hingga masyarakat.

Gelari Gianyar Wajar juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sejumlah program pendidikan anak usia dini yang telah berjalan di Gianyar, termasuk Satu Desa Satu PAUD dan gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.

Untuk memastikan program berjalan menyeluruh, Ny. Surya Adnyani Mahayastra meminta para camat, perbekel/lurah, serta Bunda PAUD desa dan kelurahan aktif melakukan pendataan terhadap anak usia 5–6 tahun di wilayah masing-masing.

Langkah tersebut dinilai penting agar tidak ada anak yang terlewat dan belum memperoleh akses layanan PAUD sebelum melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar.

Diikuti 800 Anak PAUD

Sementara itu, dalam laporan panitia yang dibacakan Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Gianyar Gusti Ngurah Putu Adnyana, kegiatan tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur: Kita Wujudkan Generasi Emas Sejak Dini Melalui Pawai Kebangsaan dan Gerakan Deklarasi Gianyar Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah.”

Sebanyak 800 peserta didik PAUD dari seluruh Kabupaten Gianyar turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Menariknya, kegiatan juga melibatkan anak berkebutuhan khusus dari satuan PAUD inklusif dan lembaga layanan khusus. Kehadiran mereka sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Gianyar dalam membangun sistem pendidikan yang tidak membedakan latar belakang maupun kondisi anak.

Festival PAUD Inklusif dikemas dalam berbagai perlombaan yang ditujukan untuk membangun suasana pendidikan yang setara, aman, nyaman, dan ramah bagi anak.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan deklarasi Gelari Gianyar Wajar. Dalam deklarasi tersebut ditegaskan sejumlah komitmen, di antaranya mendukung pelaksanaan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah sebagai fondasi menuju Wajib Belajar 13 Tahun.

Selain itu, pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memastikan tersedianya akses PAUD yang berkualitas dan inklusif, memperkuat sinergi pemerintah dengan masyarakat, serta meningkatkan peran keluarga sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian tas sekolah yang dilengkapi tumbler dan kotak makan, serta makanan tambahan bagi peserta didik.

Semangat mendukung Gelari Gianyar Wajar turut ditampilkan melalui penampilan gerak dan lagu Bunda PAUD Gianyar yang melibatkan 100 guru PAUD dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gianyar.

Melalui deklarasi tersebut, Pemkab Gianyar menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini. Pemenuhan akses pendidikan prasekolah diharapkan tidak hanya meningkatkan kesiapan anak memasuki jenjang SD, tetapi juga membentuk generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, inklusif, dan berbudaya.

Gelari Gianyar Wajar pun diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam menyiapkan generasi Gianyar menuju Indonesia Emas 2045, dengan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan sejak usia dini.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan