Budaya

Wabup Tjok Surya Tutup Kesanga Mahotsava Fest 2026, Ratusan Peserta Tampilkan Kreativitas Lewat Ogoh-Ogoh Mini dan Tapel

Tidak hanya menghadirkan hiburan dan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang edukasi budaya

ortibali.id
ortibali.id
Senin, 13 April 2026 • 08:59 WITA 3 mnt baca 278
Bagikan:

Klungkung – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, mewakili Bupati Klungkung secara resmi menutup rangkaian Lomba Ogoh-Ogoh Mini dan Lomba Tapel dalam ajang Kesanga Mahotsava Fest 2026, Minggu (12/4). Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat serta peserta dari berbagai daerah di Bali.

Kesanga Mahotsava Fest 2026 diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Klungkung di bawah kepemimpinan Anak Agung Gde Mega Ary Putra. Festival ini menjadi salah satu wadah pengembangan kreativitas generasi muda melalui seni tradisional Bali, sekaligus sarana pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan apresiasi atas semangat panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia mengaku bangga melihat keterlibatan anak-anak usia sekolah dasar yang mampu menampilkan karya seni dengan kreativitas tinggi.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Klungkung, kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan lomba ini dan berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya menghadirkan hiburan dan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi muda. Melalui seni ogoh-ogoh dan tapel, anak-anak serta remaja diajak memahami warisan budaya leluhur sekaligus mengembangkannya secara inovatif.

Wabup Tjok Surya juga mendorong KNPI Klungkung untuk memperluas kolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Kabupaten Klungkung dalam penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang. Ia menilai sinergi tersebut dapat menjadi bagian penting dalam memeriahkan Festival Semarapura maupun agenda budaya lainnya di Klungkung.

“Semoga kegiatan ini dapat berkesinambungan, memberikan manfaat luas, serta melahirkan prestasi-prestasi yang membanggakan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Klungkung, Anak Agung Gde Mega Ary Putra atau yang akrab disapa Gung Mega, mengatakan bahwa Kesanga Mahotsava Fest bukan sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi seniman muda Bali. Menurutnya, potensi kreativitas generasi muda perlu difasilitasi agar terus berkembang dan memiliki ruang berekspresi.

Ia menjelaskan, lomba ini dibuka untuk umum tanpa batasan usia serta tanpa biaya pendaftaran. Kebijakan tersebut diambil agar masyarakat dari berbagai kalangan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan menunjukkan karya terbaik mereka.

Adapun kategori yang dilombakan dalam festival ini meliputi Lomba Ogoh-Ogoh Mini kategori mesin yang diikuti 6 peserta, kategori non-mesin sebanyak 104 peserta, serta Lomba Tapel Ogoh-Ogoh yang diikuti 123 peserta. Para peserta menampilkan karya dengan beragam konsep, mulai dari tokoh pewayangan hingga karakter kerakyatan dengan sentuhan estetika dan detail artistik yang kuat.

Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang tunai jutaan rupiah, piala, sertifikat, serta penghargaan khusus untuk kategori Juara Favorit. Penyerahan hadiah dilakukan dalam suasana penuh semangat dan kebanggaan, disaksikan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Kesanga Mahotsava Fest 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat, tetapi juga berkembang sebagai daya tarik wisata budaya di Kabupaten Klungkung. Dengan demikian, kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi kreatif, peningkatan kunjungan wisatawan, serta pelestarian seni budaya Bali secara berkelanjutan.sr

ortibali.id
Jurnalis Orti Bali

ortibali.id

Menyajikan liputan mendalam, faktual, dan aktual seputar dinamika kehidupan dan budaya Bali.

Lihat Semua Tulisan